Hal itu sudah dimulai pada Sabtu (31/1), oleh Peter Pan dalam rangkaian konser bernama X Mild Noize Rock The City (kedua) di Lapangan Benteng Medan.
“Peter Pan sampai kini masih mampu mempertahankan eksistensinya dan masih mendapat simpati besar di kalangan penikmat musik, khususnya anak muda. Fans mereka juga tak sedikit di Medan,” papar Fery Budiman Sumbayak dari Anak Medan Production, selaku event organizer, baru-baru ini.
Hal senada juga dikatakan Hangga Saputra selaku Promotion Manager Bentoel Regional Sumbagbar (Sumatra Bagian Barat). “Rangkain konser X Mild Noize Rock The City akan menjadi sajian hiburan yang akan menggebrak kota Medan,” katanya.
Setelah tampil di Medan, Minggu (1/2) Peter Pan tampil di Lapangan Alun-alun Stabat, Langkat; Selasa (3/2) di Stadion Perdagangan; Rabu (4/2) di Stadion Mutiara Kisaran; Jumat (6/2) di Stadion Kampung Durian Tebingtinggi; dan Sabtu (7/2) di Lapangan Baharuddin Siregar Lubukpakam.
Konser berikutnya akan disusul oleh band Ungu yang akan tampil di tiga kota: Senin (23/2) di Lapangan Perisai Rantauprapat, Rabu (25/2) di Stadion Binjai dan Kamis (26/2) di Stadion GOK Purba, Brastagi.
Di Medan, konser Peter Pan dibarengi aksi opening act beberapa band lokal; seperti Aru Band, Relix, Sinar, Heavenly dan Umbrella. Untuk konser di kota lain, Peter Pan dan Ungu akan dibuka oleh aksi band lokal dan Medan, seperti Babe Gaul, IMG, Red Light, The Polonia dan aksi Medan Percussion Club.
Untuk konser sebesar ini, Fery menyatakan pihaknya telah menyiapkan perangkat sound system berkapasitas 6.000 watt; tata lampu 150.000 watt; setting stage 15 m x 12 m; 2 buah backscreen; balon zeppelin dan kembang api.