Jumat 26/06/2009 15.36 WIB
Radja Tak Pedulikan Image Melayu
JAKARTA - Grup band Radja tak memperdulikan soal image atau sebutan yang pernah melekat pada band ini sebagai band melayu. Bagi Radja yang penting kualitas dan karya yang dihasilkan.
“Kita dari awal sudah di image sebagai band melayu, sejak album pertama. Bagi Radja yang terpenting band kita eksis dan karya kita diterima.” Ungkap Moldy sang gitaris di temui di studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta.

Band yang sudah lama malang melintang ini baru saja mengeluarkan album ke-8. Album ke-8 ini merupakan the best of Radja yang bertajuk Selalu Ada. Dalam album ini Radja bernostalsgia dan mengajak penikmat musik untuk flash back dengan lagu-lagu Radja terdahulu.

“Ini salah satu awal untuk kita lebih fresh lagi. Kita ajak orang untuk flash back ke lagu-lagu kita yang dulu,” terang sang vokalis, Ian Kasela.
Keinginan untuk merilis album ke 8 ini sebenarnya sejak awal tahun 2009, namun jadwal manggung yand padat membuat Radja tak dapat menyelesaikan dengan cepat. Ada beberapa lagu baru dalam album ini yang dibuat begitu ringan sehingga mudah dicerna maksudnya.
“Easy listening, jadi nggak membuat orang berfikir. Yang penting menghibur.” papar Ian.
|