Senin 22/06/2009 10.09 WIB
The Dance Company
Tak Mau disamakan Dengan The Changcuters
JAKARTA | DNA - Dunia musik Tanah Air kembali diramaikan dengan kemunculan 4 orang vokalis dari latar belakang yang berbeda, dari aliran musik yang berbeda, namun membentuk sebuah band yang memberikan gairah music yang segar. Tujuan mereka bukan mencari sensasi, tapi hanya untuk bersenang-senang dalam bermusik, itulah The Dance Company.

Band yang digawangi Nugie (drum), Pongky(bass), Ario(vokal) dan Baim(gitar) ini sepakat untuk memberikan yang terbaik dan berbeda untuk music Indonesia, ditengah kerasnya industri music yang semua hamper seragam. The Dance company ingin memberikan suatu karya music yang berbeda, tidak monoton. Sebut saja misalnya seperti The Changcuters, namun mereka tidak mau disamakan dengan The Changcuters.
“Kalau The Changcuters itu identik dengan Rolling Stones, kita identik dengan The Beatles,” ujar Ario.
Band ini dengan percaya diri menganggap bahwa untuk mereka kreatif. Karena untuk di Indonesia khususnya belum pernah ada sebuah grup band yang semua personilnya berlatar belakang vokalis. Dengan tegas Baim mengungkapkan itu.
“Kita berempat tanpa harus ngomong udah tahu ya, kayaknya nggak ada penyanyi semua bergabung jadi satu band dan itu belum pernah ditemui dalam waktu 20 tahun terakhir ini,” tegas Baim.
Tidak ada satu pihak pun yang menunggangi idealism mereka, karena mereka ingin memberikan sumbangan yang berarti untuk kejayaan music Indonesia.
|